Panen (lagi) Hasil Pembesaran Gurita di Desa Kampo-Kampo

09 Oktober 2025
Administrator
Dibaca 206 Kali
 Panen (lagi) Hasil Pembesaran Gurita di Desa Kampo-Kampo

Panen Hasil Pembesaran Gurita atau dalam bahasa local disebut “POMALIA” di Desa Kampo – Kampo Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi di media yang bapak/ibu kelola. Berita ini terkait aktivitas nelayan gurita di Desa Kampo yang melakukan pembesaran gurita selama 3 bulan yakni sejak bulan 02 Juli – 9 Oktober 2025. Pembesaran Gurita melalui Penutupan Sementara secara alami di Desa Kampo – Kampo dalam hal mendukung Program Pengelolaan Perikanan Skala Kecil Berbasis Masyarakat di Pulau Binongko Kabupaten Wakatobi. Sejak diberlakukannya POMALIA Juli lalu, pemerintah desa bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para nelayan gurita secara bersama-sama melakukan pengelolaan pada wilayah penutupan dengan luas sekitar 28 Ha di sepanjang pesisir pantai Kampa-Kampa.

 

Setelah tiga bulan lamanya masyarakat Desa Kampo-Kampo melakukan pengelolaan dan tepat pada tanggal 9 Oktober 2025 secara Bersama-sama dilakukan panen hasil. Sebagaiamana diketahui bahwa perkembangan gurita selama 3 bulan sudah bisa mencapai usia dewasa sehingga dapat memungkinkan berkembang biak dan melahirkan anakan gurita yang baru. Proses pembesaran gurita selama 3 bulan ini diharapkan bisa memungkinkan ketersediaan gurita di perairan Desa Kampo-Kampo untuk jangka yang Panjang sehingga dapat mendukung ketahanan pangan di daerah pesisir pulau Binongko. Sebagaiamana yang disampaikan oleh Pj Kepala Desa Kampo-Kampo pada saat pembukaan POMALIA, bahwa pembesaran selama 3 bulan semoga dapat bermanfaat dan meningkatkan pendapatan nelayan dan masyarakat pada umumnya. Beliau juga menambahkan tentang pentingnya pengawasan bersama oleh semua pihak dalam hal mendukung pengelolaan perikanan skala kecil di Desa Kampo-Kampo.

 

POMALIA adalah salah satu model pengelolaan perikanan skala kecil berbasis masyarakat dimana kawasan yang ditetapkan oleh para tokoh merupakan kawasan larang tangkap pada salah satu jenis biota laut yakni gurita. Singkatnya POMALIA merupakan bentuk kearifan local masyarakat dalam hal mendukung aksi-aksi konservasi.

 

Panen hasil pomalia dilakukan di Pantai Kampa-Kampa Desa Kampo-Kampo pada tanggal 09 Oktober 2025 pukul 06.30 – 08.00 wita. Kegiatan diawali dengan ritual do’a pembukaan yang dilakukan oleh tokoh agama dan secara simbolis panen hasil ditandai dengan mebunyikan gong sebanyak 8 kali oleh tokoh adat Desa Kampo-Kampo. Masyarakat di Desa Kampo-Kampo terlihat satu komando setelah mendengar dentungan gong di bunyikan lalu para nelayan secara serempak menuju kancura (daerah di laut antara lamun dan terumbu karang atau sekitar 15 – 30 meter ke area tubir).

 

Dari 2 pengepul di Desa Kampo-Kampo (Samiluddin dan Safruddin) melaporkan hasil tangkapan nelayan saat pembukaan, bahwa total tangkapan gurita sebanyak 72,2 kg atau Rp 2.357.000 dalam kurun waktu 1 jam 30 menit. Sementara itu pengepul mencatat bahwa berat tangkapan gurita terbesar per ekornya adalah 1,9 kg oleh nelayan atas nama La Hamisina (nelayan gurita) sedang nelayan lainnya yang melaporakan tangkapannya berada di kisaran 0,3 - 1,7 kg.

 

Program Pengelolaan Perikanan Skala Kecil Berbasis Masyarakat di Pulau Binongko ini didukung oleh Forum Nelayan Binongko (FONEB).